Waktu
Sang waktu akan terus berjalan tanpa memperhatikan manusia bukan?
Meski kita berharap agar waktu itu kembali tapi waktu tak kan peduli.
Meski kita memohon dengan penuh kelembutan hati
Namun waktu acuh tak acuh dan akan meneruskan langkahnya untuk maju.
Apakah waktu seegois itu?
TIDAK. Manusialah yang sebenarnya egois.
Bukannya waktu tak peduli.
Bukannya waktu acuh tak acuh.
Waktu selalu setia menunggu kita.
Namun kita tak kunjung berubah.
Mungkin waktu sudah lelah.
Lelah menanti, lelah memperingatkan agar kita berubah.
Apa ada alasan untuk tidak berubah?
Apa karena hati yg sudah terlalu membeku dan sulit dicairkan?
Mengapa manusia sibuk mencari alasan dan menyalahkan semuanya?
Seharusnya kita sadar.
Bahwa waktu selalu memberi kesempatan, tetapi manusia seringkali mengabaikan.
Meski kita berharap agar waktu itu kembali tapi waktu tak kan peduli.
Meski kita memohon dengan penuh kelembutan hati
Namun waktu acuh tak acuh dan akan meneruskan langkahnya untuk maju.
Apakah waktu seegois itu?
TIDAK. Manusialah yang sebenarnya egois.
Bukannya waktu tak peduli.
Bukannya waktu acuh tak acuh.
Waktu selalu setia menunggu kita.
Namun kita tak kunjung berubah.
Mungkin waktu sudah lelah.
Lelah menanti, lelah memperingatkan agar kita berubah.
Apa ada alasan untuk tidak berubah?
Apa karena hati yg sudah terlalu membeku dan sulit dicairkan?
Mengapa manusia sibuk mencari alasan dan menyalahkan semuanya?
Seharusnya kita sadar.
Bahwa waktu selalu memberi kesempatan, tetapi manusia seringkali mengabaikan.

Comments
Post a Comment